Halaman

Sabtu, 14 April 2012

Gangguan Bicara dan Syaraf yang Berperan Didalamnya

Gangguan Bicara dan Syaraf yang Berperan Didalamnya

          Gangguan bicara merupakan salah satu hambatan dalam berkomunikasi. Apabila mengalami gangguan bicara seseorang akan kesulitan bahkan tidak mampu untuk mengungkapkan ide-ide yang ada dalam pikiranya. Dengan keadaan seperti itu tidak menutup kemungkinan penderita gangguan bicara bias mengalami strees atau jelasnya akan mengalami keterpurukan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 
      Gangguan bicara bias disebabkan karena sakit, benturan atau karena penyebab lain yang mengakibatkan organ oral motor tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya. Kalau mengalami gangguan seperti diatas maka solusinya adalah konsultasi ke dokter syaraf yang kemudian nanti akan dilanjutkan dengan latihan pengembalian fungsi bicaranya atau rehabilitasi oleh terapi wicara.

Yang perlu kita ketahui bahwa ada syaraf yang berpengaruh dalam proses berbicara diantaranya :

1.   Nervus Trigeminus (N.5)
Syaraf ini menggerakan beberapa otot yang mengatur gerakan rahang bawah dan dengan demikian penting untuk mengunyah dan berbicara

2.   Nervus Facialis (N.7)
Syaraf ini mengatur motorik muka, otot-otot lingkar mata dan mulut,dan otot pipi, syaraf ini penting untuk akan dan bicara

3.   Nervus Gloso-Faringus (N.9)
Syaraf ini mengatur sebagian motorik faring : mengangkat dan memperbesar faring

4.   Nervus Fagus (N.10)
Syaraf ini mengatur velum, faring, dan laring. Syaraf ini penting untuk menelan dan bicara. Juga mengatur organ-organ di perut dan di dada, hingga juga penting untuk pernafasan

5.  Nervus Hipoglosus (N.12)
Syaraf ini mengatur motorik lidah (semua otot lidah diatur syaraf ini)

Dalam disiplin ilmu terapi wicara gangguan bicara karena kelemahan atau kerusakan pada syaraf-syaraf diatas disebut Disartria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share saranmu disini