Gangguan Bicara dan Syaraf
yang Berperan Didalamnya
Gangguan bicara merupakan salah satu hambatan dalam
berkomunikasi. Apabila mengalami gangguan bicara seseorang akan kesulitan
bahkan tidak mampu untuk mengungkapkan ide-ide yang ada dalam pikiranya. Dengan
keadaan seperti itu tidak menutup kemungkinan penderita gangguan bicara bias mengalami
strees atau jelasnya akan mengalami keterpurukan dalam melakukan aktivitas
sehari-hari.
Gangguan bicara bias disebabkan karena sakit, benturan atau karena
penyebab lain yang mengakibatkan organ oral motor tidak mampu berfungsi
sebagaimana mestinya. Kalau mengalami gangguan seperti diatas maka solusinya
adalah konsultasi ke dokter syaraf yang kemudian nanti akan dilanjutkan dengan
latihan pengembalian fungsi bicaranya atau rehabilitasi oleh terapi wicara.
Yang perlu kita ketahui bahwa ada syaraf yang berpengaruh
dalam proses berbicara diantaranya :
1. Nervus
Trigeminus (N.5)
Syaraf ini menggerakan beberapa otot yang
mengatur gerakan rahang bawah dan dengan demikian penting untuk mengunyah dan
berbicara
2. Nervus
Facialis (N.7)
Syaraf ini mengatur motorik muka, otot-otot
lingkar mata dan mulut,dan otot pipi, syaraf ini penting untuk akan dan bicara
3. Nervus
Gloso-Faringus (N.9)
Syaraf ini mengatur sebagian motorik faring
: mengangkat dan memperbesar faring
4. Nervus
Fagus (N.10)
Syaraf ini mengatur velum, faring, dan
laring. Syaraf ini penting untuk menelan dan bicara. Juga mengatur organ-organ
di perut dan di dada, hingga juga penting untuk pernafasan
5. Nervus
Hipoglosus (N.12)
Syaraf ini mengatur motorik lidah (semua otot
lidah diatur syaraf ini)
Dalam disiplin ilmu terapi wicara gangguan bicara karena
kelemahan atau kerusakan pada syaraf-syaraf diatas disebut Disartria.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar