Indonesia
merupakan Negara yang mempunyai banyak budaya dan suku bangsa. Setiap budaya
akan menghasilkan karya budaya yang selalu dijaga dan dilestarikan sampai akhir
jaman. Salah satu karya budaya yang khas dari Negara Indonesia adalah kesenian.
Kesenian
tersebut tercurah dalam sebuah seni gerak dan keindahan yang mampu dipergunakan
dalam menopang seni hidup yang menggerakanya. Disini akan dibahas tentang salah
satu cabang kesenian yaitu seni pencak silat. Kata pencak silat tentu tidaklah
asing bagi kita semua, bahkan dalam keseharian tanpa kita sadari kita selalu
menggunakan pencak silat tersebut meski ada yang terlatih dan ada yang tidak
terlatih.
Pencak
silat sendiri memliki arti suatu gerakan yang indah dan terangkai guna untuk
melindungi diri sendiri. Untuk mengenal pencak silat tentunya kita harus
belajar tentang pencak silat itu apa. Ada banyak organisasi-organisasi yang
berkecimpung dalam pengembangan budaya pencak silat.
Organisasi-organisasi
itu diantara lain, Persaudaraan Setia Hati Terate, Ikatan Kelaurga Silat Pemuda
Indonesia, PS Cempaka Putih, PSH Winongo, Merpati putih, Tapak Suci, Pagar Nusa
dan masih banyak lagi. Nah disin akan dibahas salah satu dari organisasi tersebut
yaitu Persaudaraan Setia Hati Terate.
Persaudaraan
Setia Hati Terate berdiri di madiun pada tahun 1922, didirikan oleh Ki Hadjar
Harjo Utomo sebagai penerus Ki Ageng Ngabehi Suro Diwiryo sang pendiri
perguruan Setia Hati. Di PSHT diajarkan ilmu pencak silat dan kerohanian. PSHT
memiliki 35 jurus dan 90 senam dasar yang didukung dengan kemampuan gerak
lainya semisal kripen, toya, belati dan teknik bertarung. PSHT juga memiliki
dasar ajaranya yaitu persaudaraan, kesenian, olah raga, bela diri dan kerohanian.
Pokok ajaran kerohanian PSHT
Tri Bakti
1. Berbakti
kepada tuhan YME
2. Berbakti
kepada orang tua
3. Berbakti
kepada guru (orang yang telah memberi
ilmu kebaikan)
Falsafah
Manusia dapat
dihancurkan, manusia dapat dimatikan tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama
masih setia pada hatinya
Tujuan
Mendidik manusia
yang berbudi luhur tau benar dan salah
Semboyan
Musuh jangan
dicari bila bertemu jangan lari berdasar berani karena benar dan takut karena
salah
Adapun kalimat yang mengandung filosofi
luhur dalam PSHT
1. Suro
Diro Joyo Ning Rat Lebur Dening Pangastuti
2. Memayu
Hayuning Bawono
3. Sepiro
Gedening Sengsoro Yen Tinompo Among Dadi Cobo
4. Sopo
Sing Suci Adoh Soko Beboyo Pati
5. Nandur
Pari Tukul Pari Nandur Rawe Tukul Rawe
Lambang PSHT
Pencak silat sebenarnya sangatlah berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berlatih pencak silat kita akan lebih mengetahui apa yang harus
dilakukan dalam hidup ini serta akan lebih terkontrol keseimbangan raga dan
jiwanya.
Salam persaudaraan dan salam pencak silat indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar