Metode Motokinestetik untuk Disaudia
Disaudia adalah jenis
gangguan bicara akibat adanya gangguan pendengaran yang
menyebabkan penderita mengalami kesulitan untuk menerima dan mengolah intensitas, nada,
kualitas bunyi bicara.
menyebabkan penderita mengalami kesulitan untuk menerima dan mengolah intensitas, nada,
kualitas bunyi bicara.
Etiologi :
Lesi pada saluran telinga bagian luar saluran
pendengaran atau bagian tengah telinga dan adanya lesi pada
bagian dalam
telinga atau susunan syaraf kedelapan (tuli sensorineural)
•masalah struktur, genetik, keracunan obat,
ineksi, dan sindrome penyakit
Karakteristik :
•Kesalahan artikulasi dan fonasi
•Perubahan nada secara tiba-tiba
•Bersuara monoton dan bernada tinggi
•Tidak mengenal lagu
•Tidak mengenal kalimat tanya, kalimat penegasan,
makna tanda seru dalam kalimat
Metode
Metode artikulasi motokinestetik adalah metode
artikulasi yang penerapanya langsung digerakan secara
eksternal pada bagian mulut, rahang, dan leher oleh
terapis wicara.
Prosedur :
- Manipulasi dari terapis dan produksi bunyi
- Pasien memproduksi kembali gerakan artikulasi melalui rasa gerak
- Rasa gerak yang positif dan umpan balik taktil yang dilakukan oleh terapis akan dapat memanipulasi artikulator pasien (Sommers & Kane, 1974)
Tujuan
Metode motokinestetik adalah untuk
mencegah pembelajaran artikulasi yang salah dan untuk memperbaiki artikulasi
yang salah (William & Wilkins 1987).
Materi Terapi
Materi terapi yang akan diterapkan kepada
pasien selama proses terapi
- latihan meniup
- latihan pengucapan fonem
- latihan pengucapan monosilabel
- latihan penggabungan fonem dengan vocal
Alat Terapi
- Alat yang digunakan dalam proses terapi adalah
- alat tiup seperti lilin
- baby oil untuk massage supaya otot-otot bibir mudah bergerak
- kartu abjad fonem
Disaudia (kesimpulan)
•Kesalahan artikulasi
•Terdapat kesalahan dalam penggunaan fonasi,
intensitasnya makin lama makin berkurang,
•Nadanya cenderung tinggi
•Seringkali terjadi perubahan nada secara
tiba-tiba
•Penggunaan kata-kata terbatas
•Pembendaharaan kata terbatas
•Pembendaharaan bahasa relatif kurang baik
terutama untuk objek-objek abstrak
•Struktur kalimatnya sederhana,
Saran :
Keluarga
Memberikan dukungan atau support untuk pasien dengan memotivasi dan
meminimalkan penggunaan
bahasa isyarat
Terapis
Terapis harus memahami kondisi
pasien dan memberikan treatment
sesuai permasalahan atau kesulitan yang
dialami oleh pasien yang disertai
dengan memaksimalkan aset yang dimiliki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar